Panen Raya Lele Bersama Mustahik

by

“Bibit lele yang disebar sebanyak 46.000 ekor, dan yang bertahan hidup kurang lebih sekitar 80 persennya,” ujar Ajat.

Wartapilihan.com, Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama para mustahik di Kampung Bakung, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi melakukan panen lele bersama pada Senin, (21/1) pagi. Panen lele ini merupakan hasil dari program pemberdayaan ‘Mustahik Pengusaha’ yang sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Ajat Sudrajat mengatakan, BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele dengan memberikan modal usaha, dan pendampingan dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mustahik.

“Program ‘Mustahik Pengusaha’ BAZNAS adalah, program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik baik yang akan, atau sudah menjalankan usahanya. Program ini mengembangkan para mustahik pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM),” katanya.

Ia menjelaskan, di Kampung Bakung, Kabupaten Bekasi, BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele, yang programnya sudah berjalan sejak tahun 2018. Peternak lele yang diberdayakan BAZNAS sebanyak 23 KK penerima manfaat. Modal yang diberikan dipergunakan untuk pembuatan kolam bioflok, pembelian bibit dan pakan lele.

“Bibit lele yang disebar sebanyak 46.000 ekor, dan yang bertahan hidup kurang lebih sekitar 80 persennya. Para peternak lele yang diberdayakan BAZNAS ini, sehingga pendapatan keseluruhan yang diperoleh adalah Rp90.372.000,” katanya.

Ia menambahkan, tak hanya memberdayakan para peternak lele, BAZNAS juga melakukan pemberdayaan kepada para petani sayuran. Sebanyak 25 petani diberdayakan dengan diberikan modal usaha.

“Petani sayuran ini menanam tanaman berupa Terong, Oyong, Pare dan kacang Panjang, dengan luas lahan 20 ribu meter persegi. Setiap 4 bulan tanam, petani akan panen kurang lebih sekitar 106 ton sayuran, dan mendapat keuntungan sebesar Rp. 53.500.000,” katanya.

Ajat menambahkan, petani jamur di daerah tersebut juga diberdayakan, bantuan modal usaha sebesar Rp30.000.000 kepada 6 penerima manfaat, dengan penambahan modal tersebut mampu meningkatkan pendapatan petani sebesar 20 persen dari Rp2.400.000 menjadi Rp3.000.000.

Beberapa waktu lalu, program pemberdayaan BAZNAS ‘Mustahik Pengusaha’ juga diluncurkan di kawasan Kp. Melayu, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Pemberdayaan berupa pengembangan warung Z-Mart dan pemberdayaan kepada mustahik pedagang nasi goreng keliling dilakukan.

“Program ini tidak hanya memberikan modal usaha saja, tapi juga branding, dan pendampingan untuk memajukan usahanya. BAZNAS berharap, program pemberdayaan ini bisa meningkatkan kesejahteraan para mustahik, dan ikut mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia,” kata Ajat.

Panen raya dihadiri anggota BAZNAS, Drs. H. Irsyadul Halim dan Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang

Adi Prawira