Pilu di Palu

by

Buku Terbaru owner Jakarta Islamic School (JISc) Fifi Jubilea itu segera dirilis pada bulan November untuk membantu saudara korban terdampak di Palu, Donggala dan Mamuju, Sulawesi Tengah.

Wartapilihan.com, Jakarta — Hati siapa yang tak bergetar menyaksikan musibah gempa yang dialami warga Lombok kemudian tak selang berapa lama terjadi gempa dan tsunami di Palu. Tragedi yang menyisakan tangis, duka, dan air mata serta hikmah bagi siapapun yang ingin mengambil pelajaran darinya.

Momen ini diabadikan dalam kumpulan catatan perjalanan oleh seorang muslimah pejuang, bukan hanya di bidang pendidikan, tapi juga kemanusiaan. Buku yang ditulis spontan oleh Mam Fifi. P. Jubilea (Founder Jakarta Islamic School) ini merupakan saksi sejarah betapa perihnya luka warga Lombok dan terlebih lagi Palu. Bagaimana para penyintas gempa bertahan hidup, saling membantu sesama korban, kerja keras para relawan, serta bayang-bayang gempa susulan turut meramaikan kandungan buku ini.

Ditulis dengan bahasa yang mudah dicerna, buku ini memperkaya data dan fakta akan peristiwa yang terekam sejarah. Dengan gaya tulisan yang khas, Mam Fifi mampu menerjemahkan laporan pandangan matanya hingga membuat para pembaca seolah-oleh ikut serta dalam setiap aktivitasnya, terutama saat menjadi relawan di Lombok dan Palu.

“Buku ini aku buat spontan saja atas usulan suami dan teman-teman, ‘tulisan kamu bagus, menyentuh dan sederhana sehinga mudah dicerna,’ tulis Mam Fifi, Kamis (8/11) di Berlin, Jerman, di sela-sela pelatihan guru.

“Yaa, aku memang kalau menulis pakai perasaan. Aku bawa hatiku didalamnya,
Aku merasakan apa yang dirasakan mereka, aku juga ikut menghayati apa yang mereka alami. Kalau siang, aku membantu mereka. Kalau malam, aku mendoakan mereka dan kalau tidur, aku membayangkan menjadi mereka, tidak punya rumah, bahkan toilet pun beramai-ramai satu kelurahan, sementara aku toilet sendiri di kamar sendiri,” lanjut ibu dari 4 anak ini.

“Awalnya aku nggak ada kepikiran pengin ke Lombok. Mendengar gempa, yaa sudahlah, kumpulkan uang saja dan kirim saja, lewat lembaga apa kek yang bisa dipercaya. Tapi kali ini berbeda. Allah perlihatkan gambar yang sangat menyentak ketika aku buka Facebook: gambar bule-bule lagi bersihin puing-puing reruntuhan dengan semangat dan gembira. Aku jadi malu sendiri. Bule aja nolongin sampai segitunya, masak aku cuma duduk-duduk aja dengar berita,” tambahnya.

Dalam “Relawan Itu Panggilan Jiwa, Dermawan Itu Panggilan Cinta”, Fifi menggambarkan kerja keras para relawan yang tanpa pamrih membantu masyarakat Lombok dan Palu. Ia juga menegur siapa pun,  “Jangan Berfoto di Depan Spanduk PKS” serta kesedihannya tergambar dalam “Kini Negeri 100 Masjid Jadi Negeri 1000 Tenda.”

Buku terbaru dari Fifi. P. Jubilea PILU DI PALU ini dapat dipesan dengan harga Rp75.000,-. Hasil penjualan buku 100% untuk Donasi Palu dan Lombok. Info dan pemesanan, hubungi: 087872714543 (ChanelMuslim).

Ahmad Zuhdi