Santri Milenial di Forum Ilmiah Internasional

by
Para Santri yang Menyampaikan Presentasi, serah Jarum Jam: Musa, Faris, Zein, Fatih

Para Santri PRISTAC  PP ATTAQWA DEPOK hari ini (1 Desember 2018),  menyampaikan presentasi makalah mereka di International Islamic University Malaysia (IIUM).

WartaPilihan.com, KualaLumpur— Dari laman Facebook pribadi Dr. Adian Husaini dikabarkan, dalam forum tersebut hadir beberapa dosen IIUM asal Indonesia, seperti Dr Muntaha dan Dr Alwi Alatas. Hadir juga Dr Claudia, dosen IIUM asal Jerman. Di ujung acara, Alhamdulillah, menyusul hadir Prof Dr Erry Yulian T. Adesta, dekan Faculty of Engineering IIUM. Tampak hadir puluhan mahasiswa IIUM asal Indonesia, baik yang kuliah di S1 atau pasca sarjana, dan beberapa mahasiswa dari Malaysia.

Keempat santri PRISTAC yang menyampaikan presentasi adalah : Muhammad Musa (judul : Studi Komparatif Tafsir Syekh Nawawi al Bantani dan Tafsir Liberal), Muhammad Zein Ad-Din (judul: Ethics and Aesthetics on Literature), Fatih Madini (judul : The Concept of Abdul Shamad Al Falimbani on Education : A Solution of Muslim Internal Problem), dan Muhammad Faris Rinaldi (judul : Critics to Hurloc’s Teenagers Theory).

 

Banyak pemikiran penting yg disampaikan para santri tersebut. Faris, misalnya, membuktikan bahwa konsep remajanya Elizabeth Hurlock tidak sesuai dengan kenyataan remaja di Indonesia, dan juga tidak sesuai dengan konsep Islam. Padahal konsep Hurlock banyak diajarkan di Indonesia. Lain lagi Fatih Madini. Dengan merujuk pada konsep adab Prof. Naqib Al-Attas, Fatih Madini membuktikan bahwa pemikiran Syekh Abdul Shamad Al Falimbani, telah memberikan solusi terhadap kondisi loss of adab. Dan juga sejumlah temuan lain yang penting.

Bila ingin mengetahui secara lengkap buah pemikiran santri-santri milenial ini, Dr Adian berjanji: “InsyaAllah makalah para santri ini akan diterbitkan dalam bentuk buku”. Buku yang tentu saja layak ditunggu.

Forum ini, tentu saja sebuah kesempatan berharga bagi para santri yang rata-rata masih berumur 16 tahun, untuk belajar menyampaikan gagasan di forum ilmiah.

“Mohon doanya, semoga mereka lebih baik lagi kedepannya. Alhamdulillah, pada kesempatan itu saya diminta presentasi tentang Konsep PENDIDIKAN untuk menyiapkan Ilmuwan pejuang. Semoga bermanfaat. InsyaAllah nanti malam para santri PRISTAC akan menghadiri Program Saturday Night Lecture oleh Prof Wan Mohd Nor Wan Daud, di CASIS UTM”, tutup Dr. Adian di laman Facebook pribadinya.

Link FB Dr. Adian Husaini: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=201208707472494&id=100027500992276

Tentang PP At Taqwa: (http://attaqwa.id/2018/11/07/mengenal-pesantren-attaqwa-depok/)