Pesonna Menuju Hotel Syariah Sepenuhnya

by

Wartapilihan.com, Kuala Lumpur – Sesungguhnya, Alexis-lah ’’surga’’ yang tak dirindukan itu. Hotel di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, ini, terkenal sebagai ikon ‘’dunia malam’’ Ibukota. Namanya semakin populer, tatkala Ahok mengatakan bahwa lantai 7 hotel itu adalah ‘’surga dunia’’.

Di bawah kekuasaan Ahok, sentra prostitusi Kalijodo ditutup, namun Alexis dibiarkan eksis. Tentu, ini jadi ancaman iman publik.

Untunglah, hotel syariah mulai bertumbuhan. Hingga kini, sekitar 40 hotel bersertifikat halal sudah bertebaran di berbagai kota di Tanah Air. Ratusan lainnya dalam proses menuju status hotel syariah sepenuhnya.

Menurut Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No 2 tahun 2014 tentang pedoman Hotel Syariah, ada dua kriteria Hotel Syariah, yaitu Hilal 1 dan  2. Status ini ditetapkan melalui sertifikasi Usaha Hotel Syariah terhadap aspek produk, pelayanan dan aspek manajemen pengelolaan.

Hotel Syariah Hilal 1 masih memiliki kelonggaran dalam aturan syariah. Minimal tersedia mushola, tempat wudhu, perangkat sholat, serta penunjuk arah kiblat. Resto juga harus menyediakan menu yang terjamin halal, meskipun belum mengantongi sertifikat halal resto.

Namun, tetap ada Kriteria Mutlak yang berlaku baginya, meliputi: aspek produk yang terdiri dari 8 (delapan) unsur dan 27 (dua puluh tujuh) sub-unsur;

Aspek pelayanan yang terdiri dari 6 (enam) unsur dan 20 (dua puluh) sub-unsur; dan aspek pengelolaan yang terdiri dari 2 (dua) unsur dan 2 (dua) sub-unsur.

Hotel Syariah  Hilal 2 mensyaratkan kehalalan semua yang belum terpenuhi di Hilal 1. Ia harus memenuhi Kriteria Mutlak yang meliputi: aspek produk yang terdiri dari 11 (sebelas) unsur dan 40 (empat puluh) sub-unsur; Aspek pelayanan yang terdiri dari 10 (sepuluh) unsur dan 28 (dua puluh delapan) sub-unsur; dan aspek pengelolaan yang terdiri dari 3 (tiga) unsur dan 6 (enam) sub-unsur.

Pesonna, salah satu hotel syariah baru yang ingin meraih predikat Hilal 2.

Hotel ini dibangun dengan memanfaatkan aset lahan milik PT Pegadaian (Persero), dan dikelola anak perusahan PT Pegadaian, yaitu PT Pesonna Indonesia Jaya.

Menurut Direktur Pesonna Indonesia Jaya, Renny Soviahani, saat ini Hotel Pesonna sudah ada di sembilan kota: Surabaya, Makassar, Pekanbaru, Gresik, Semarang, Tegal, Pekalongan, dan dua lagi di Jogja yakni Pesonna Malioboro dan Pesonna Tugu.

Renny menjelaskan, Pesonna akronim dari ‘’Pegadaian Selalu Optimalkan Nilai-Nilai Aset’’.

Hotel bintang tiga ini menyediakan seratus limapuluhan kamar berkelas deluxe dan dua sampai empat unit suites tiap hotel.

Ditemui di  ajang Malaysia International Halal Showcase (Mihas) XIV di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (6/4) siang, Renny menyatakan sangat ingin Pesonna memenuhi kriteria Hilal 2.

‘’Menu resto kami sudah bersertifikat halal. Namun ada syarat yang memang belum kami penuhi, seperti pemisahan kolam renang untuk customer pria dan wanita, dengan kolam wanita yang tertutup,’’ papar muslimah ayu ini.

Ia berharap mendapat bimbingan dari LPPOM MUI dan LSM peduli halal untuk memenuhi persyaratan menuju Hilal 2.

Aisha Maharani, founder LSM Halalcorner, menyambut baik keinginan Direktur Pesonna Indonesia Jaya. ‘’Insya Allah kami siap mendampinginya, agar segera mendapatkan status Hotel Syariah sepenuhnya,’’ kata Aisha yang juga turut mempromosikan produk UKM Indonesia di ajang Malaysia Islamic Lifestyle (MILES) di KLCC Kuala Lumpur. I

Redaksi : Nurbowo